Skip to main content

Outbound: Bermain Menyenangkan dan Terarah

Outbond: Bermain Menyenangkan dan Terarah

 

Mezi dan Sri Lestari Linawati

 

“Cara terbaik untuk membuat anak-anak betah di rumah adalah menciptakan suasana yang menyenangkan dan jauh dari kejenuhan.” (Dorothy Parker)

 

 

  

Pada kegiatan Outbond Pesantren Pemimpin Muda Berkemajuan (PESPAMA) Gelombang 5 pada hari ini. Ahad,5 januari 2020, diikuti oleh 153 mahasiswi Prodi TLM dan Manajemen Unisa. Hujan yang turun sejak malam, kebetulan reda, sehingga outbound bisa diselenggarakan sesuai dengan rencana.

 

Ayunda Novi, Febri, Lia dan Maya dari Hizbul Wathan Kafilah Unisa Yogyakarta siap memandu permainan. Untuk kelancaran kegiatan, sebagian peserta diberi tugas membantu pelaksanaan. Ada 4 mahasiswi yang bertugas di tiap running, yaitu Mirna (kelompok 1), Khofifah (kelompok 2), Suci (kelompok 3), dan Fitri Datun Solang (kelompok 4). Adapun 2 mahasiswi bertugas sebagai time keeper, yaitu Teti rahmawati dan Erniwati Astuti. Puput dan satu mahasiswi bertugas dokumentasi gambar dan video. Adapun Mezi bertugas menuliskan pengamatannya. Ini sebuah pembelajaran kecil berorganisasi.

 

Ada 4 permainan dalam outbound kali ini, yaitu Ambil Pipet,Kaki Seribu, Estafet Sarung, dan Air Mengalir. Setiap permainan diberi waktu selama 10 menit, dilanjutkan ke permainan selanjutnya, hingga semua kelompok pernah melakukan keempat permainan yang tersedia.

Pada permainan Ambil Pipet, peserta dituntut mampu bekerja sama dalam mengambil pipet yang berada di wadah. Satu per satu pipet harus diambil. Ini butuh kerjasama dan kesabaran.

Di permainan Kaki Seribu, peserta berjalan dengan posisi semua peserta duduk dan mengaitkan  kakinya ke teman di depannya. Untuk berjalan peserta menggunakan tangan sebagai kakinya. Tak jarang kaitan peserta lepas, sehingga gagal sampai di garis finish. Peserta tiap sub kelompok diberi kesempatan untuk merundingkan strategi pencapaiannya. Ditandingkan lagi. Di sinilah peserta belajar berkomunikasi, membangun rasa saling percaya, saling mendukung dan kompak mencapai satu tujuan bersama.

Pada permaian Estafet Sarung, peserta diuji dalam kecepatan, kekompakan, dan manajemen waktu. Ingin berhasil sukses dalam waktu yang cepat adalah sifat manusiawi yang musti dilatih dalam kehidupan kita sehari-hari.

Terakhir, permainan Air Mengalir.  Permainan ini agak sulit dan sangat membutuhkan kerja sama yang baik dalam kelompok. Tanggung jawab tiap individu sangat menentukan keberhasilan kelompok. Nilai yang dapat diambil dari permainan ini adalah kerjasama, tanggung jawab, kecepatan, ketangkasan, dan manajemen waktu dengan baik.

 

Semua peserta semangat dan antusias di setiap pos permainan, meskipun awalnya mereka tampak enggan. Beberapa catatan yang masih perlu menjadi perhatian adalah masih ada peserta yang kurang percaya diri selama permainan, tidak memakai sepatu dan tidak memakai baju olahraga sebagaimana ketentuan.

         

Kegiatan outbound diakhiri dengan sarapan bersama dilanjutkan De Brief. Peserta menceritakan apa kesan dan pesan yang didapat selama Outbound. Kelompok 1 diwakili Tiara (TLM) menyampaikan bahwa kerjasama membutuhkan musyawarah, komunikasi yang baik antar anggota dalam kelompok. Kelompok  2 diwakili  Rifa (TLM) menyampaikan bahwa konsentrasi adalah fokus dalam tujuan yang ingin dicapai dalam kelompok. Kelompok  3 diwakili Meri (TLM) menyampaikan bahwa saling percaya adalah komitmen dalam kelompok . Kel 4 diwakili Amelia (Managemen) menyampaikan bahwa komunikasi penting demi kelancaran dalam kerjasama di dalam kelompok, agar komunikasi  lancar perlu dilakukan musyawarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *